Apakah Reksa Dana Emas Merupakan Pilihan Investasi Yang Baik Di Tahun 2021?

Emas- aset yang tidak pernah ketinggalan zaman. Tahun ini, pada tahun 2020, Emas adalah salah satu kelas aset yang paling dicari karena ketidakpastian di pasar global. Emas adalah salah satu logam umum yang paling sedikit tersedia di bumi. Karena kenaikan harga Emas, dana yang diinvestasikan dalam logam kuning menawarkan pengembalian yang luar biasa pada tahun 2020.

Dalam satu tahun terakhir, reksa dana emas telah menawarkan pengembalian rata-rata 26,84%. Pada kuartal Maret, dana Emas menduduki puncak grafik pengembalian dengan pengembalian 11%.

Selama dua tahun terakhir emas telah terapresiasi secara signifikan karena berbagai alasan. Namun, belum mencapai puncak sebelumnya pada tahun 2011. Apa saja berbagai faktor yang dapat mempengaruhi harga emas ke depan?

Harga emas akan tergantung pada 7 faktor di atas secara umum. Meskipun vaksinasi untuk Covid-19 telah mulai menyebar ke pasar, munculnya jenis baru Coronavirus dapat menyebabkan emas bergerak naik. Secara umum, pandemi apa pun akan menciptakan kekacauan dalam ekonomi global dan di saat-saat yang tidak pasti itu harga emas akan naik. Meskipun kemungkinan skenario ini terjadi dalam waktu dekat sangat minim, orang tidak pernah tahu pasti.

Jika ekonomi dunia sedang dalam mood yang baik, maka emas akan dibuang oleh investor karena kelas aset lainnya akan memberikan pengembalian yang lebih baik. Saat ini, ekonomi berada dalam suasana hati yang baik dengan relaksasi penguncian yang disebabkan oleh Covid dan karenanya dalam waktu dekat emas bisa berada di jalur yang lambat. Namun, ada banyak faktor lain yang mendukung emas.

Nilai dolar AS memainkan peran penting dalam menentukan harga emas. Karena aliran dolar ke pasar negara berkembang, dolar bisa melemah dalam jangka pendek yang akan mendorong harga emas naik. Ini sudah mulai terjadi dan bisa terjadi dalam jangka pendek hingga menengah. Kelemahan dolar dapat membantu harga emas bergerak ke atas.

Bahkan sebelum pandemi, hubungan AS-China menjadi salah satu alasan harga emas bergerak naik. Namun, di bawah Presiden AS yang baru, ketegangan bisa lebih rendah. Meskipun demikian, hubungan itu tidak akan sepenuhnya mulus. Maka dengan skenario ini juga, masih ada peluang harga emas naik.

Triliunan dolar sedang dicetak oleh AS dan negara-negara lain di seluruh dunia dalam upaya untuk meningkatkan ekonomi mereka. Hal ini pada akhirnya akan memicu inflasi. Inflasi adalah teman emas dan akan menaikkan harganya. Di bawah skenario saat ini, ada kemungkinan bagus untuk ini dan karenanya harga emas bisa naik. Selain pencetakan uang, inflasi umum juga akan membantu harga emas naik. Itu sebabnya harga emas di negara-negara seperti India umumnya bergerak naik dalam jangka panjang.

Faktor lain seperti penambangan emas dan cadangan emas yang dimiliki oleh berbagai pemerintah pusat juga memainkan peran utama dalam menentukan harga emas. Dalam skenario saat ini, kami tidak melihat negara-negara menjual cadangan emas mereka. Sebaliknya, banyak negara telah meningkatkan kepemilikan mereka. Oleh karena itu, faktor-faktor lain ini diperkirakan tidak akan menekan harga emas.

Cek Juga: Beli Emas

This entry was posted in Pengetahuan. Bookmark the permalink.