Ke Raja Ampat Yang Murah Ya Pakai Jasa Ini Saja

Papua Paradise – Pendapat tamasya ke Raja Ampat, Papua Barat, betul-betul mahal dan menguras kantong disangkal Bupati Raja Ampat Marcus Wanma. Berdasarkan ia, pendapat bertamasya ke Raja Ampat itu sesungguhnya tak mahal jikalau masyarakat berharap jeli mengamati kans.

Dia mengungkapkan, di waktu-waktu tertentu seseorang dapat memperoleh karcis penerbangan Jakarta-Sorong dengan harga Rp 1,8 juta. Dikala hingga di Sorong, masyarakat dapat menyewa perahu penyeberangan dengan biaya Rp 100 ribu sampai Rp 120 ribu per orang. Adapun jikalau menyewa speedboat harganya lebih mahal sebab menerapkan mesin kecepatan tinggi yang boros bahan bakar.

“Pendapat itulah yang perlu diluruskan. Siapa bilang jikalau berharap berkunjung ke Raja Ampat mahal?,” kata Marcus ketika berjumpa dengan Menteri Pembangunan Tempat Ketinggalan (PDT) Helmy Faishal Zainy di Jakarta.

Ia mengakui, jikalau musim tamasya harga karcis dapat naik secara edan-gilaan. Tapi hal itu dapat disiasati dengan jauh-jauh membikin perencanaan jikalau mau berkunjung ke surga lautan dunia. Marcus tak asal ngecap. Dia mengacu pada catatan institusi internasional yang menempatkan Raja Ampat sebagai wilayah tamasya yang eksotik dengan estetika alam yang luar awam cantiknya.

Hingga-hingga, kata ia, ada pendapat tiada tandingannya di dunia. Itu lantaran Raja Ampat menawarkan sensasi tamasya laut yang masih asri dan pulau yang belum terjamah, serta gugusan karang yang menyusun topografi estetika laut. “Pelancong yang ke sini pasti lantas terpesona.”

Marcus melanjutkan, “Tarif yang dikeluarkan pelancong bakal terbayar dengan estetika alam luar awam baiknya.”

Menteri PDT Helmy Faishal Zaini mengimbau masyarakat untuk mengunjungi Raja Ampat. Ia tak mengacuhkan ongkos ke sana lebih mahal ketimbang melancong ke negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia, atau Vietnam. “Melainkan jikalau pergi ke Raja Ampat sama saja ikut serta memberdayakan ekonomi warga Papua. Aku jamin, estetika alamnya jauh lebih baik ketimbang daerah tamasya negara tetangga,” kata ia.

Sebab itu, Helmy mengevaluasi pas diselenggarakan Expo Kementerian PDT 2012 perihal tempat ketinggalan di Raja Ampat pada 31 Mei-3 Juni akan datang. Dengan seperti itu, masyarakat Indonesia dapat lebih mengetahui tujuan tamasya dalam negeri. “Ketimbang duit dihabisin untuk negara lain, lebih bagus berkunjung ke Raja Ampat untuk memperoleh pengalaman tak terlupakan,”.

 

 

Baca Juga : Komodo Liveaboard

This entry was posted in Travel. Bookmark the permalink.