Kenali Kegunaan Tepung Maizena dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kenali Kegunaan Tepung Maizena dalam Kehidupan Sehari-Hari
Ada berjenis-jenis jenis macam tepung. Salah satunya tepung maizena. Tipe tepung ini lazimnya dimanfaatkan untuk memasak. Sedangkan, kegunaan tepung ini sungguh-sungguh banyak. Tepung maizena hakekatnya merupakan sebutan populer di Indonesia untuk tepung yang berasal dari biji jagung. Kata maizena hakekatnya berasal dari sebuah merek tepung jagung yang berasal dari Meksiko. Untuk menjadikan tepung maizena, jagung digiling sampai menjadi tepung yang sari patinya diambil. Berikutnya progres perendaman dan fermentasi dikerjakan. Sari pati itulah yang dinamakan dengan tepung maizena. Memiliki ciri khas berupa warna putih dan tekstur yang halus, tepung ini diketahui bebas gluten sehingga aman dikonsumsi oleh penderita penyakit celiac dan penyakit penyimpanan glikogen.

Untuk Kuliner

Kegunaan tepung maizena yang utama tentu tak lepas dari kuliner. Tepung pati jagung ini kerap kali menjadi bahan tambahan atau malahan sebagai bahan substitusi untuk tepung terigu untuk pembuatan makanan. Sebagai figur merupakan pembuatan cake, kudapan manis kering, bubur, , atau puding. Banyak pula yang menggunakannya sebagai saus atau pengental kuliner sup. Tetapi, sebab sebagai campuran, penggunaan tepung maizena tak boleh terlalu banyak supaya tekstur kuliner yang diharapkan dapat ideal. Kecuali itu, kegunaan tepung maizena lainnya merupakan untuk pelapis makanan.

Lazimnya tepung dari biji jagung ini dicampurkan dengan tepung terigu untuk menggoreng. Nanti rasa renyah bakal didapatkan dalam makanan hal yang demikian. Demikian itu dikarenakan tepung maizena dapat meningkatkan peresapan minyak dan kerenyahan makanan. Bukan cuma itu, kegunaan tepung maizena juga terasa dalam saat hendak membikin saus vla atau custard. Sesudah vla atau custard matang, tepung ini dapat dicampur ke dalam adonannya untuk disimpan di dalam wadah tertutup. Demikian ini berkhasiat untuk mencegah perubahan tekstur. Tetapi, meskipun kegunaan tepung maizena besar, jangan terlalu banyak menambahkannya di beraneka macam kuliner. Selain ditambahi tepung maizena terlalu banyak, makanan akan lebih kencang basi.

Untuk Kesehatan

Kecuali punya peran menambah cita rasa dan tekstur, tepung ini memiliki manfaat besar untuk tubuh. Apa sajakah? ? Sumber kalori yang bagus Jikalau segala orang menghindari asupan kalori dalam jumlah banyak. Banyak pula yang memerlukannya sebab berkeinginan meningkatkan berat badan ke tahapan pas. Tipe seperti itu, konsumsilah tepung maizena yang yaitu kalori besar. Lihat saja, di dalam tiap-tiap satu sendok makan tepung maizena terkandung 30 kalori. Untuk menerima kegunaan tepung maizena ini, cukup campurkan ke dalam beraneka macam makanan seperti yogurt, puding, kentang tumbuk, atau sereal. Masukkan saja dalam porsi sedikit supaya tak merusak rasa dan tekstur makanan aslinya. ( Baca juga : Resep pasta )

Penghasil tenaga Kegunaan tepung maizena akan menonjol riil bagi mereka yang memerlukan tenaga dalam jumlah besar. Tipe tepung ini kaya akan kandungan karbohidrat yang dapat diolah tubuh sebagai sumber tenaga. Di tiap-tiap satu sendok makan tepung maizena terdapat 8 gram karbohidrat. Kecuali sebagai sumber tenaga, karbohidrat dibutuhkan tubuh untuk mengontrol fungsi tubuh lain. Membantu merupakan menjaga pernafasan, denyut jantung, serta kerja otak konsisten maksimal. ? Jangka penanganan hipoglikemia Hipoglikemia merupakan gangguan kesehatan yang terjadi saat kadar gula di dalam darah berada di bawah kadar normal.

Biasanya kadar gula normal seseorang merupakan 72 sampai 108 mg/dl pada ketika puasa. Jumlah itu menempuh menempuh 140 mg/dl kurang lebih dua jam sesudah makan. Lazimnya gejala hipoglikemia akan mulai dinikmati seseorang seandainya darah mereka di bawah 70 mg/dl. Kegunaan tepung maizena untuk penderita hipoglikemia sungguh-sungguh besar. Mengonsumsinya bakal menolong penurunan kadar gula darah penderitanya saat tengah tidur. seperti itu, tak direkomendasikan untuk mengaplikasikan tepung maizena sebagai sarana pengobatan hipoglikemia.

This entry was posted in Kuliner. Bookmark the permalink.