Baja Tidak Memiliki SNI Diamankan oleh Kemendag

 

Baja Tidak Memiliki SNI Diamankan oleh Kemendag

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengamankan sekitar 2 juta batang baja tulangan beton yang tak mempunyai Standar Nasional Indonesia (SNI) di Balaraja, Banten.

Produk yang diamankan ini terdiri atas bermacam-macam merek dan ukuran hasil produksi PT SS. Pengamanan produk ini yaitu hasil pengembangan dan pemeriksaan dari kesibukan pengawasan oleh Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan (Ditjen PKTN).

Silahkan Kunjungi: https://solusibaja.co.id/produk-produk-besi-baja-dan-logam/besi-beton/

 

“Baja tulangan beton yang diamankan ini tak mempunyai Sertifikasi Produk Pengguna Pertanda SNI (SPPT-SNI) serta tak mempunyai Nomor Pendaftaran Produk (NRP). Sehingga, wajib diduga baja-baja ini tak memenuhi prasyarat SNI, dan hasil uji penemuan di lapangan tak memenuhi prasyarat SNI. Imbasnya, bisa memunculkan kerugian bagi konsumen,” terang Dirjen PKTN Veri Anggrijono dalam siaran persnya.

Sebelumnya di Makassar, Sulawesi Selatan, Ditjen PKTN juga sudah mengamankan 351.000 batang baja tulangan beton bermacam-macam merek dan ukuran di gudang CV SMM. Hasil pengujian menyimpulkan produk hal yang demikian tak memenuhi prasyarat SNI 07-2052-2002, tak mempunyai SPPT-SNI, serta tak mempunyai NRP. Poin ekonomis dari produk yang sudah diamankan hal yang demikian menempuh kurang lebih Rp70 miliar.

Veri menambahkan, para pelaku usaha ini wajib diduga melanggar dua pasal. Kedua pasal hal yang demikian yakni Pasal 8 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 seputar Perlindungan Konsumen, dan Pasal 57 ayat (2) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 seputar Perdagangan.

Veri juga menegaskan, Kemendag akan terus mengawasi perdagangan barang yang sudah dilegalkan SNI secara harus. Kemendag juga akan terus menegakkan undang-undang perundangan lainnya untuk melindungi masyarakat dan industri dalam negeri yang sudah meniru undang-undang dan ikut serta serta dalam menjadikan kepastian tata tertib dan usaha.

Baja tulangan beton banyak dipakai dalam cara kerja pembangunan infrastruktur. Bila tak memenuhi SNI, karenanya bisa berpotensi memunculkan hal yang tak diharapkan bagus selama cara kerja pembangunan ataupun sesudah infrastruktur berdiri. Veri mengatakan penemuan-penemuan Kemendag ini akan diproses pantas ketetapan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kemendag.

 

Silahkan Kunjungi: https://solusibaja.co.id/produk-produk-besi-baja-dan-logam/wire-mesh-wiremesh/

This entry was posted in TEKNOLOGI. Bookmark the permalink.