Sistem Penyaluran Tenaga Listrik

Daya Listrik

Komponen-komponen yang terlebih untuk penyaluran daya lsitrik antaran lain sebagai berikut :
1. Sumber Daya Listrik
Disini sumber daya untuk system jaringan yang kecil diambil dari pembangkit-pembangkit listrik ( umpamanya, PLTA, PLTD dan lain-lain ).
Untuk Cara jaringan yang besar sumber daya listrik diambil; dari Gardu Induk, sebab pada Gardu Induk daerah terkumpulnya daya listrik dari pembangkit-pembangkit listrik.

2. Jaringan Distribusi Tegangan Tinggi
Disini dibagi menjadi dua ragam :
a. Teganan Tinggi ( 30 Kv, 70 Kv, 150 Kv )
b. Tegangan Menengah ( 6 Kv, 20 Kv )
Jaringan Tegangan Tinggi ini digunakan untuk mengaitkan antara Gardu Induk dengan Gardu Induk; Pembangkit dengan Gardu Induk.
Jaringan Tegangan Menengah untuk mengaitkan dari Gardu Induk ke Gardu Bagi.

3. Gardu Induk
Hasil daya listrik dari pembangkit-pembangkit dikumpulkan pada Gardu Induk, dari Gardu Induk ini daya listrik akan dibagi-bagikan ke Gardu Induk lain atau ke Gardu Hubung.

4. Gardu Hubung
Daya listrik yang ada di Gardu Induk dibagi-bagikan ke Gardu Hubung, disini Gardu Hubung berfungsi membagi-bagikan ke Gardu Distribusi, umumnya dengan tegangan menengah.

5. Gardu Distrubusi
Tegangan menengah dari Gardu Relasi hal yang demikian sebelum dibagikan ke konsumen diwariskan lebih dulu di Gardu Distribusi.

6. Jaring Distribusi Tegangan Rendah
Tegangannya sama dengan tegangan pada konsumen / pamakai.
Jaringan ini untuk menyalurkan daya listrik dari Gardu Pembagi ke Pemakai / Konsumen.

Baca Juga Produk Harga Bor Bosch : https://www.teknikmart.com/power-tools-dan-pengukuran/aksesoris-power-tools/mata-bor-obeng.html

PERSYARATAN SISTEM DISTRIBUSI

Pada biasanya pada komponen system penyaluran daya listrik bagus untuk tegangan tinggi ataupun tegangan rendah yang paling banyak mengalami gangguan-gangguan yang bias mengganggu kontinuitas aliran daya listrik untuk komsumen.
Walaupun para konsumen menginginkan adanya :
1. Kontinuitas aliran listrik wajib terjamin
2. Keselamatan panduduk dengan adanya jaringan listrik wajib terjamin
3. Kwalitas mutu tegangan yang pada spot-spot bebenar-benar wajib memenuhi syarat minimal.
4. Keselamatan / keamanan dari alat-alat kepunyaan konsumen wajib dijamin keamanannya jikalau ada gangguan jaringan Distribusi.

Untuk menerima hal-hal hal yang demikian di atas karenanya wajib dilihat mengenai Perencanaan system Distribusi ialah :
1. Problem Kelistrikan
Contohnya antara lain : tegangan, rugi-rugi kekuatan, alat pengaman, pengetanahan dan
lain-lain.
2. Problem Mikanis
Contohnya : gaya tegangan kawat ( strees ), andongan ( S ag ), tipe kawat / kabel,
Isolator dan lain-lain.

 

Berita Lain Tentang Kompresor Swan : https://www.teknikmart.com/swan-1-2-hp-svu-212-kompresor-angin-unloader-dengan-mesin-bensin-g-160f.html

This entry was posted in TEKNOLOGI. Bookmark the permalink.