Sulit Daya Kerja Indonesia

Kerja Part Time – Sulit pertama ialah terbatasnya kans kerja. Menurutnya, kondisi perekonomian Indonesia pada tahun yang akan datang dipenuhi dengan tantangan yang cukup berat dengan adanya krisis ekonomi yang melanda negara Eropa dikala ini. Pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam beberapat tahun terakhir diklaim meningkat menempuh 6,4 persen di kuartal dua.

rumah kumuh

“Melainkan tingkat pertumbuhan ekonomi hal yang demikian tak bisa mengabsorpsi angkatan kerja freelance yang masuk ke dalam pasar kerja dan jumlah penganggur yang sudah ada,” ujar ia dikala membacakan sambutan Menakertrans Muhaimin Iskandar dalam acara UI Career Expo dan Scholarship.

Sulit kedua, kata ia, rendahnya kwalitas angkatan kerja. Menurut data BPS Februari 2012, rendahnya kwalitas angkatan kerja  terindikasi dari sangkaan komposisi angkatan kerja yang beberapa besar berpendidikan SD ke bawah sebanyak 47,87 persen, SMP 18,28 persen dan yang berpendidikan lebih tinggi termasuk perguruan tinggi cuma 9,72 persen.

“Keadaan ini berpengaruh terhadap tenaga saing dan kompetensi dalam mendapat kans kerja bagus di dalam ataupun di luar negeri,” paparnya.

Sulit berikutnya, lanjut Firdaus, ialah besarnya pengangguran. Pada Februari 2012 jumlah angkatan kerja berjumlah 120,41 juta orang. Dari jumlah itu pengangguran terbuka menempuh 7,61 juta orang atau 6,32 persen.

“Sulit keempat ialah globalisasi arus barang dan jasa, persoalan ini sungguh-sungguh berkaitan dengan bidang ketenagakerjaan. Sebagai model dalam metode perdagangan bebas bagus dalam kerangka WTO, APEC, dan AFTA memberi pengaruh perpindahan manusia untuk berprofesi dari suatu negara ke negara lain,” tambahnya.

itu, kata ia, untuk mengantisipasinya karenanya pemerintah wajib meningkatkan tenaga saing kekuatan kerja Indonesia.

“Dengan banyaknya bursa kekuatan kerja dapat menolong percepatan pertemuan antara pencari kerja dan lowongan kerja yang tersedia,” tandasnya.

This entry was posted in Bisnis. Bookmark the permalink.